Sabtu, 10 November 2012

Peran Pemuda dalam Menjawab Tantangan Masa Depan

Tulisan berikut adalah bahan materi yang biasa saya bawakan untuk pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh Dispora, saya postingkan di blog karena saya berfikir sudah saatnya untuk mengganti isi materi yang akan saya bawakan nanti.

Beberapa bahan untuk contoh mengambil dari website yang bersangkutan.

Gaya bahasanya sedikit serius dan formal karena permintaan penyelenggara :)

Semoga bermanfaat


Indonesia diciptakan dengan potensi Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang sangat besar. Masih terbayang penjelesan guru-guru di SD tentang letak Indonesia yang sangat strategis berada di antara dua benua dan dua samudera, Indonesia menjadi jalur perdagangan ekonomi yang sangat menguntungkan.

Potensi bahan tambang di Indonesia termasuk sebagai penghasil terbesar di dunia. Tercatat Indonesia sebagai penghasil timah PERTAMA terbesar di dunia, penghasil batu bara terbesar berada di peringkat KETIGA, penghasil tembaga berada di peringkat KEEMPAT, penghasil nikel sebagai peringkat KELIMA, dan emas melalui beberapa tambang emas yang menyebar di wilayah Indonesia sebagai peringkat KETUJUH. Hal itu merupakan kekayaan dan potensi alam yang sangat besar yang dimiliki oleh Indonesia. Ditambah lagi tercatat bahwa 80% minyak di wilayah asia tenggara berada di Indonesia dan 35% gas alam cair dunia berada di Indonesia.

Dari kekayaan alam hayati, Indonesia memiliki 515 jenis mamalia, 297 jenis burung, 1400 macam ikan air tawar, 97 macam ikan karang dan 477 jenis pohon palem. Semua potensi kekayaan tambang dan hayati tersebut terhampar di wilayah Indonesia yang terdiri dari 17.504 pulau dengan jumlah pulau yang berpenghuni sekitar 6.000 pulau. Kekayaan alam tersebut dapat dikelola dan digunakan untuk menghidupi 237.641.326 jiwa penduduk Indonesia yang ada.

Namun ironisnya negara yang begitu luas, indah dan memiliki potensi yang sangat besar ini belum dikelola dengan baik. Hal itu terindikasikan melalui data-data berikut.

Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia tidak berubah dari tahun lalu, yaitu 2,8. Pencapaian ini berada di bawah beberapa negeri tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. Capaian Indonesia berada di bawah sejumlah negara tetangga seperti Singapura 9,3, Malaysia 4,4, Thailand 3,5. Indonesia setara dengan sejumlah negara terbelakang seperti Bolivia, Gabon, Kosovo, dan Solomon Island. Posisi Indonesia hanya unggul dari Vietnam 2,7, Filipina 2,4, Kamboja 2,1, Laos 2,1, dan Myanmar 1,4. CPI adalah pengukuran tingkat korupsi berdasarkan persepsi negara-negara di dunia. Korupsi yang diukur adalah sektor publik, yaitu korupsi yang berkaitan dengan pejabat publik, pegawai negeri dan politikus. Transparency International didirikan tahun 1993 dan merupakan LSM yang memantau praktik korupsi dalam perusahaan dan korupsi politik. Untuk CPI tahun 2010, data yang digabungkan berasal dari 13 survei yang dilakukan oleh 10 organisasi. Berikut data Indeks Persepsi Korupsi untuk negara-negara ASEAN.

Permasalahan korupsi di atas diperburuk lagi dengan berbagai permasalahan-permasalahan sosial lainnya yang melanda Indonesia, seperti narkoba, HIV/AIDS, pornografi, prostitusi, tingkat pendidikan yang masih rendah. Indeks pembangunan masyarakat Indonesia di tahun 2010 masih berada di peringkat 111.

Menjadi satu paradoks melihat realita yang ada di Indonesia saat ini, kita sebagai sebuah negara besar, tetapi di saat yang bersamaan dihadapkan dengan berbagai macam permasalahan. Lantas kepada siapa kita berharap perbaikan tersebut dapat terlaksana? Apakah dengan mengharapkan bantuan dan rasa iba dari orang luar? Tentu tidak. Dan sejarah telah mencatat bagaimana proses perubahan yang ada di Indonesia bahkan di beberapa negara dunia, hampir semuanya dimotori oleh para pemudanya.

Di Indonesia sendiri proses perubahan sejarah dimulai dari kemerdekaan hingga terjadinya reformasi melibatkan peran pemuda. Lantas menjadi pertanyaan apa yang bisa kita lakukan saat ini sebagai pemuda? Apakah kita hanya akan berdiam diri atau bergerak dan melakukan perubahan?

Ada banyak kegiatan dan aktivitas yang apat dilakukan oleh pemuda. Pemuda memiliki jiwa kreatif untuk berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungannya. Beberapa aktivitas pemuda dalam melakukan perubahan dapat kita lihat pada tulisan berikut.

Pemuda di belahan bumi lainnya

1.      Reformasi/Revolusi
Demonstrasi terbesar di Mesir yang dilakukan serentak di sejumlah kota pada 25 Januari lalu digagas oleh Koalisi Pemuda kira-kira 10% penduduk Mesir yakni 10 juta orang turun ke jalan dalam satu hari. Akhirnya pada 11 Februari lalu Hosni Mubarak resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Presiden. Namun perjuangan kaum muda Mesir masih belum usai, mereka masih memiliki peran untuk membangun Mesir yang baru.

2.      Pergerakan Pemuda Amerika untuk Perang Vietnam
Di tahun 1955 sampai 1975 terjadi perang Vietnam sebagai bagian dari perang dingin antara dua kubu Liberal dan Komunis. Vietnam Utara yang komunis didukung oleh Rusia dan Cina sedangkan Vietnam Selatan yang liberal didukung oleh Amerika Serikat, Korsel, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina. Waktu itu pemerintah Amerika Serikat merekrut 1.728.344 pemuda untuk mengikuti wajib militer. Tetapi banyak yang kabur karena pengaruh dari gerakan anti perang yang digalang oleh remaja perempuan. Yel-yel yang sangat terkenal disaat itu menyebutkan “Girl Say Yes to Boys Who Say No” sebagai dukungan bagi cowok-cowok yang tidak ikut dan menolak perang Vietnam. Perang Vietnam juga memicu lahirnya generasi yang disebut sebagai Flower Generation yang memprotes Perang Vietnam dengan slogan “Make Love Not War”. Gerakan Flower Generation ini melakukan protes tanpa tindak kekerasan, umumnya dengan mengenakan baju dengan warna mencolok. Kelompok ini lebih dikenal dengan sebutan kaum Hippies. Di akhir tahun 1960-an dengan banyaknya desakan anti-perang akibat banyak korban dan biaya yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat akhirnya Kongres Amerika tidak lagi mendukung operasi perang Vietnam dan menarik mundur pasukan Amerika dari wilayah tersebut.  

3.      Tiananmen Square Protest di China
Di tahun 1989, serangkaian protes warga China menewaskan lebih dari 3.000 jiwa. Awalnya protes tersebut adalah pergerakan-pergerakan kecil dimana mahasiswa menuntut keadilan bagi Hu Yaobang, seorang tokoh liberal yang baru saja meninggal. Karena permohonannya tidak dikabulkan mahasiswa memilih untuk mogok kuliah di universitas di Beijing. Editor Harian Rakyat menuduh mahasiswa merencanakan aksi kekacauan dan tindakan itu membuat mahasiswa marah. Pada 27 April, sekitar 50.000 mahasiswa turun ke jalan-jalan di Beijing, menuntut pemerintah mencabut pernyataan tersebut. Pada 4 Mei, sekitar 100 ribu pelajar dan pekerja berparade di Beijing meminta pemerintah mengadakan dialog dan pertemuan dengan wakil dari mahasiswa. Namun pemerintah China menolak proses dialog tersebut yang mengakibatkan mahasiswa melakukan aksi mogok makan di lapangan Tiananmen pada 13 Mei. Untuk meredakan aksi tersebut pemerintah China memilih jalan militer sebagai solusinya. Bentrokan pun tak terhindarkan dan tercatat ribuan tewas, baik dari kalangan sipil maupun miilter. Peristiwa berdarah ini mengundang kecaman dari dunia internasional. AS dan Uni Eropa mengumumkan embargo senjata.

4.      Flash Mob
Gerakan yang dilakukan pemuda tidak selamanya bertujuan politis. Ada beberapa pergerakan yang sifatnya fun, seperti Flash Mob. Flash Mob adalah kegiatan yang dilakukan sejumlah besar orang di area umum. Secara tiba-tiba mereka secara serentak melakukan gerakan dance, menyanyi, mematung dan setelah selesai langsung bubar. Flash Mob pertama diorganisir oleh Bill Wasik di Manhattan tahun 2003. Pada waktu itu, 200 orang datang ke lobi hotel Hyatt dan tepuk tangan selama 15 detik. Wasik membuat eksperimen Flash Mob untuk mendorong spontanitas dan mengambil alih sementara kawasan publik. Saat ini Flash Mob telah banyak dilakukan di berbagai kota-kota besar di dunia. Flash Mob yang paling terbesar ketika acara Kick-Off Party-nya Oprah Winfrey pada 2009 yang diikuti 21 ribu orang. Di Indonesia, Flash Mob juga sudah sering diadakan. Pada 28 Oktober 2010, 80 pemuda dengan berpakaian merah putih mematung selama 5 menit di Mall Bandung Indah Plaza diiringi lagu Bangun Pemudi Pemuda.

5.      Indonesia Young Changemaker Summit
Pada 11-12 Februari 2012, dua ratus anak muda indonesia menggelar kegiatan Indonesia Young Change Maker Summit di Bandung. 100 peserta adalah changemakers yang diseleksi dan diundang berdasarkan nominasi yang telah dilakukan pada akhir 2011. 100 peserta lainnya adalah observer yang juga diseleksi dan merupakan perwakilan dari Aceh sampai Papua. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk menyuarakan aspirasi pemuda akan perubahan bangsa, menyebarluaskan semangat perubahan, sehingga dapat beresonansi ke seluruh wilayah Indonesia dan menjadi sebuah gerakan baru, mewarnai masa depan Indonesia dengan visi dan mimpi para pemuda yang telah berkarya nyata dan memimpin perubahan tersebut, memfasilitasi masing-masing pemuda tersebut dengan kemampuan untuk memperluas gerakan perubahannya, membuatnya menjadi berkelanjutan dan mempromosikannya agar berdampak lebih luas serta memaknai peran dan posisi pemuda dalam konteks kebangsaan di masa kini dan masa depan.

6.      Pecha Kucha
Pecha Kucha adalah metodologi presentasi di mana 20 slide ditampilkan selama 20 detik masing-masing, biasanya terlihat dalam sebuah acara beberapa speaker disebut Pecha Kucha Night ( PKN)
Pecha Kucha Malam telah dibuat pada Februari 2003 oleh Astrid Klein dan Mark Dytham dari Tokyo's Klein-Dytham Arsitektur (kDa), sebagai cara untuk menarik orang untuk Super Deluxe, eksperimental acara mereka ruang di Roppongi. Pecha Kucha acara Malam terdiri dari sekitar selusin presentasi, masing-masing presenter memiliki 20 slide, masing-masing ditampilkan selama 20 detik pada timer. Dengan demikian, presenter masing-masing memiliki hanya 6 menit dan 40 detik untuk menjelaskan ide-ide mereka sebelum berikutnya mengambil panggung. Dipahami sebagai tempat di mana desainer muda bisa bertemu, menunjukkan pekerjaan mereka, bertukar pikiran, dan jaringan, format terus presentasi singkat dan cepat.

7.      Indonesia Berkebun
Indonesia Berkebun adalah kegiatan menciptakan lahan hijau di tengah kota yang juga memberikan manfaat bagi komunitas sekitar. Ridwan Kamil, pemrakarsa Indonesia Berkebun, memaparkan, “Kami memulai gerakan berkebun ini melalui dunia maya. Awalnya hanya karena saya tergerak untuk menciptakan lahan hijau yang lebih banyak lagi di perkotaan. Ternyata hal ini mendapat sambutan positif dari orang-orang sekitar saya.” World Urban Farming Network merupakan sebuah jaringan yang terdiri dari 111 negara dari seluruh dunia. Jaringan ini memperkenalkan dan menjadikan populer kegiatan berkebun di perkotaan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.

Apa yang bisa kita lakukan

1.      Identifikasi permasalahan yang ada di daerah masing-masing
Setiap daerah dan wilayah memiliki permasalahan dengan karakter permasalahan yang berbeda satu sama lain. Timbulnya perbedaan tersebut disebabkan perbedaan kondisi geografis dan permasalahan sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat. Karenanya diperlukan pemecahan solusi yang berbeda-beda pula.

Untuk menangani sebuah permasalahan yang ada, diperlukan proses identifikasi yang mendalam tentang permasalahan yang timbul. Yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah dengan mencari akar permasalahan, jangan sampai menyembuhkan penyakit dengan obat yang salah.
Proses identifikasi masalah dapat dilakukan dengan proses FGD (Focus Group Discussion) dengan bersama-sama menggali dan mencari apa yang akar dan sumber masalah sosial yang ada dan harus segera ditangani pada lingkungan tersebut.

2.      Bentuk komunitas untuk mencari solusi menangani permasalahan yang ada
Mengerjakan sebuah permasalahan akan jauh lebih mudah jika berada dalam satu tim. Apa yang bisa kita lakukan adalah dengan mencari teman yang memiliki visi dan passion yang sama. Berbekal identifikasi masalah yang telah kita lakukan di awal, kita bisa dengan bersama-sama mencari alternatif-alternatif solusi untuk menjawab permasalahan tersebut.

3.      Bentuk program yang berkelanjutan
Solusi yang baik adalah solusi yang dapat memberi efek jangka panjang, memberi manfaat bagi banyak orang dan dapat dijalankan oleh siapa saja.

Satu contoh Wangsa Jelita, yang melihat adanya permasalahan sosial di lingkungan masyarakatnya yang sehari-harinya menanam bunga mawar, tetapi hasil yagn diperoleh kurang optimal. Melihat permasalahan tersebut, anak-anak muda di Wangsa Jelita membeli bunga mawar dari masyarakat yang tidak terpakai dan diolah menjadi sabun beraroma mawar, nilai jualnya menjadi lebih besar, petani mendapatkan penghasilan yang lebih banyak, lingkungan di daerah tersebut pun tetap terjaga dan lestari.
Ada banyak contoh lain yang dilakukan oleh anak-anak muda, antara lain di Greeneration Indonesia, produk Cocomesh yang digagas oleh Arif Nugroho di Bantul, komunitas Hong yang berupaya melestarikan permainan tradisional, dan masih banyak lagi usaha lain yang dikembangkan oleh anak-anak muda Indonesia yang peduli dengan lingkungannya.

4.      Bangun jaringan dengan lembaga-lembaga lainnya
You are not alone...lagu yang dipopulerkan oleh Michael Jackson ini mengingatkan bahwa kita tidak sendiri, ada banyak anak muda lainnya yang ingin menjaga kelestarian dan keberlanjutan lingkungan. Dengan berkolaborasi akan lebih melebarkan sayap kita. Tidak hanya di lingkup nasional bahkan dapat berjejaring dengan dunia internasional. Keberadaan internet dan social media saat ini sangat memudahkan untuk dapat mewujudkan hal tersebut. Kuncinya adalah bagaimana kita memanfaatkan social media dengan bijaksana.

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membangun bangsa dengan berkarya sesuai dengan passion kita masing-masing. Jangan pernah berhenti untuk berkarya dan bergerak :) Salam Pemuda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar