Tulisan berikut adalah bahan materi yang biasa saya bawakan untuk pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh Dispora, saya postingkan di blog karena saya berfikir sudah saatnya untuk mengganti isi materi yang akan saya bawakan nanti.
Beberapa bahan untuk contoh mengambil dari website yang bersangkutan.
Gaya bahasanya sedikit serius dan formal karena permintaan penyelenggara :)
Semoga bermanfaat
Indonesia diciptakan dengan
potensi Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang sangat besar. Masih
terbayang penjelesan guru-guru di SD tentang letak Indonesia yang sangat strategis
berada di antara dua benua dan dua samudera, Indonesia menjadi jalur
perdagangan ekonomi yang sangat menguntungkan.
Potensi bahan tambang di
Indonesia termasuk sebagai penghasil terbesar di dunia. Tercatat Indonesia
sebagai penghasil timah PERTAMA terbesar di dunia, penghasil batu bara terbesar
berada di peringkat KETIGA, penghasil tembaga berada di peringkat KEEMPAT,
penghasil nikel sebagai peringkat KELIMA, dan emas melalui beberapa tambang
emas yang menyebar di wilayah Indonesia sebagai peringkat KETUJUH. Hal itu
merupakan kekayaan dan potensi alam yang sangat besar yang dimiliki oleh
Indonesia. Ditambah lagi tercatat bahwa 80% minyak di wilayah asia tenggara
berada di Indonesia dan 35% gas alam cair dunia berada di Indonesia.
Dari kekayaan alam hayati,
Indonesia memiliki 515 jenis mamalia, 297 jenis burung, 1400 macam ikan air
tawar, 97 macam ikan karang dan 477 jenis pohon palem. Semua potensi kekayaan
tambang dan hayati tersebut terhampar di wilayah Indonesia yang terdiri dari
17.504 pulau dengan jumlah pulau yang berpenghuni sekitar 6.000 pulau. Kekayaan
alam tersebut dapat dikelola dan digunakan untuk menghidupi 237.641.326 jiwa
penduduk Indonesia yang ada.
Namun ironisnya negara yang
begitu luas, indah dan memiliki potensi yang sangat besar ini belum dikelola
dengan baik. Hal itu terindikasikan melalui data-data berikut.
Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia tidak berubah
dari tahun lalu, yaitu 2,8. Pencapaian ini berada di bawah beberapa negeri
tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. Capaian Indonesia berada di bawah
sejumlah negara tetangga seperti Singapura 9,3, Malaysia 4,4, Thailand 3,5.
Indonesia setara dengan sejumlah negara terbelakang seperti Bolivia, Gabon,
Kosovo, dan Solomon Island. Posisi Indonesia hanya unggul dari Vietnam 2,7,
Filipina 2,4, Kamboja 2,1, Laos 2,1, dan Myanmar 1,4. CPI adalah pengukuran tingkat korupsi
berdasarkan persepsi negara-negara di dunia. Korupsi yang diukur adalah sektor
publik, yaitu korupsi yang berkaitan dengan pejabat publik, pegawai negeri dan
politikus. Transparency International didirikan tahun 1993 dan merupakan LSM yang
memantau praktik korupsi dalam perusahaan dan korupsi politik. Untuk CPI tahun
2010, data yang digabungkan berasal dari 13 survei yang dilakukan oleh 10
organisasi. Berikut data Indeks Persepsi Korupsi untuk negara-negara ASEAN.
Permasalahan korupsi di atas diperburuk lagi dengan
berbagai permasalahan-permasalahan sosial lainnya yang melanda Indonesia,
seperti narkoba, HIV/AIDS, pornografi, prostitusi, tingkat pendidikan yang
masih rendah. Indeks pembangunan masyarakat Indonesia di tahun 2010 masih
berada di peringkat 111.
Menjadi satu paradoks melihat realita yang ada di
Indonesia saat ini, kita sebagai sebuah negara besar, tetapi di saat yang
bersamaan dihadapkan dengan berbagai macam permasalahan. Lantas kepada siapa
kita berharap perbaikan tersebut dapat terlaksana? Apakah dengan mengharapkan
bantuan dan rasa iba dari orang luar? Tentu tidak. Dan sejarah telah mencatat
bagaimana proses perubahan yang ada di Indonesia bahkan di beberapa negara
dunia, hampir semuanya dimotori oleh para pemudanya.
Di Indonesia sendiri proses perubahan sejarah dimulai
dari kemerdekaan hingga terjadinya reformasi melibatkan peran pemuda. Lantas
menjadi pertanyaan apa yang bisa kita lakukan saat ini sebagai pemuda? Apakah
kita hanya akan berdiam diri atau bergerak dan melakukan perubahan?
Ada banyak kegiatan dan aktivitas yang apat dilakukan
oleh pemuda. Pemuda memiliki jiwa kreatif untuk berkarya dan memberi manfaat
bagi masyarakat dan lingkungannya. Beberapa aktivitas pemuda dalam melakukan
perubahan dapat kita lihat pada tulisan berikut.
Pemuda di belahan bumi lainnya
1. Reformasi/Revolusi
Demonstrasi terbesar di Mesir yang dilakukan serentak di sejumlah kota pada
25 Januari lalu digagas oleh Koalisi Pemuda kira-kira 10% penduduk Mesir yakni
10 juta orang turun ke jalan dalam satu hari. Akhirnya pada 11 Februari lalu
Hosni Mubarak resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Presiden. Namun
perjuangan kaum muda Mesir masih belum usai, mereka masih memiliki peran untuk
membangun Mesir yang baru.
2. Pergerakan Pemuda Amerika untuk Perang Vietnam
Di tahun 1955 sampai 1975 terjadi perang Vietnam sebagai bagian dari perang
dingin antara dua kubu Liberal dan Komunis. Vietnam Utara yang komunis didukung
oleh Rusia dan Cina sedangkan Vietnam Selatan yang liberal didukung oleh
Amerika Serikat, Korsel, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina. Waktu
itu pemerintah Amerika Serikat merekrut 1.728.344 pemuda untuk mengikuti wajib
militer. Tetapi banyak yang kabur karena pengaruh dari gerakan anti perang yang
digalang oleh remaja perempuan. Yel-yel yang sangat terkenal disaat itu
menyebutkan “Girl Say Yes to Boys Who Say No” sebagai dukungan bagi cowok-cowok
yang tidak ikut dan menolak perang Vietnam. Perang Vietnam juga memicu lahirnya
generasi yang disebut sebagai Flower Generation yang memprotes Perang Vietnam
dengan slogan “Make Love Not War”. Gerakan Flower Generation ini melakukan
protes tanpa tindak kekerasan, umumnya dengan mengenakan baju dengan warna
mencolok. Kelompok ini lebih dikenal dengan sebutan kaum Hippies. Di akhir
tahun 1960-an dengan banyaknya desakan anti-perang akibat banyak korban dan
biaya yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat akhirnya Kongres Amerika tidak lagi
mendukung operasi perang Vietnam dan menarik mundur pasukan Amerika dari
wilayah tersebut.
3. Tiananmen Square Protest di China
Di tahun 1989, serangkaian protes warga China menewaskan lebih dari 3.000
jiwa. Awalnya protes tersebut adalah pergerakan-pergerakan kecil dimana
mahasiswa menuntut keadilan bagi Hu Yaobang, seorang tokoh liberal yang baru
saja meninggal. Karena permohonannya tidak dikabulkan mahasiswa memilih untuk
mogok kuliah di universitas di Beijing. Editor Harian Rakyat menuduh mahasiswa
merencanakan aksi kekacauan dan tindakan itu membuat mahasiswa marah. Pada 27
April, sekitar 50.000 mahasiswa turun ke jalan-jalan di Beijing, menuntut
pemerintah mencabut pernyataan tersebut. Pada 4 Mei, sekitar 100 ribu pelajar
dan pekerja berparade di Beijing meminta pemerintah mengadakan dialog dan
pertemuan dengan wakil dari mahasiswa. Namun pemerintah China menolak proses
dialog tersebut yang mengakibatkan mahasiswa melakukan aksi mogok makan di
lapangan Tiananmen pada 13 Mei. Untuk meredakan aksi tersebut pemerintah China
memilih jalan militer sebagai solusinya. Bentrokan pun tak terhindarkan dan
tercatat ribuan tewas, baik dari kalangan sipil maupun miilter. Peristiwa
berdarah ini mengundang kecaman dari dunia internasional. AS dan Uni Eropa
mengumumkan embargo senjata.
4. Flash Mob
Gerakan yang dilakukan pemuda tidak selamanya bertujuan politis. Ada
beberapa pergerakan yang sifatnya fun, seperti Flash Mob. Flash Mob adalah
kegiatan yang dilakukan sejumlah besar orang di area umum. Secara tiba-tiba
mereka secara serentak melakukan gerakan dance, menyanyi, mematung dan setelah
selesai langsung bubar. Flash Mob pertama diorganisir oleh Bill Wasik di
Manhattan tahun 2003. Pada waktu itu, 200 orang datang ke lobi hotel Hyatt dan
tepuk tangan selama 15 detik. Wasik membuat eksperimen Flash Mob untuk
mendorong spontanitas dan mengambil alih sementara kawasan publik. Saat ini
Flash Mob telah banyak dilakukan di berbagai kota-kota besar di dunia. Flash
Mob yang paling terbesar ketika acara Kick-Off Party-nya Oprah Winfrey pada 2009
yang diikuti 21 ribu orang. Di Indonesia, Flash Mob juga sudah sering diadakan.
Pada 28 Oktober 2010, 80 pemuda dengan berpakaian merah putih mematung selama 5
menit di Mall Bandung Indah Plaza diiringi lagu Bangun Pemudi Pemuda.
5. Indonesia Young Changemaker Summit
Pada 11-12 Februari
2012, dua ratus anak muda indonesia menggelar kegiatan Indonesia Young Change
Maker Summit di Bandung. 100 peserta adalah changemakers yang diseleksi dan
diundang berdasarkan nominasi yang telah dilakukan pada akhir 2011. 100 peserta
lainnya adalah observer yang juga diseleksi dan merupakan perwakilan dari Aceh sampai
Papua. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk menyuarakan aspirasi pemuda akan
perubahan bangsa, menyebarluaskan semangat perubahan, sehingga dapat
beresonansi ke seluruh wilayah Indonesia dan menjadi sebuah gerakan baru,
mewarnai masa depan Indonesia dengan visi dan mimpi para pemuda yang telah
berkarya nyata dan memimpin perubahan tersebut, memfasilitasi masing-masing
pemuda tersebut dengan kemampuan untuk memperluas gerakan perubahannya,
membuatnya menjadi berkelanjutan dan mempromosikannya agar berdampak lebih luas
serta memaknai peran dan posisi pemuda dalam konteks kebangsaan di masa kini
dan masa depan.
6. Pecha Kucha
Pecha Kucha adalah metodologi
presentasi di mana 20 slide ditampilkan selama 20 detik masing-masing, biasanya
terlihat dalam sebuah acara beberapa speaker disebut Pecha Kucha Night ( PKN)
Pecha Kucha Malam telah dibuat pada
Februari 2003 oleh
Astrid Klein dan Mark Dytham dari Tokyo's Klein-Dytham Arsitektur (kDa), sebagai cara untuk menarik
orang untuk Super Deluxe, eksperimental acara mereka ruang di Roppongi. Pecha
Kucha acara Malam terdiri dari sekitar selusin presentasi, masing-masing
presenter memiliki 20 slide, masing-masing ditampilkan selama 20 detik pada
timer. Dengan demikian, presenter
masing-masing memiliki hanya 6 menit dan 40 detik untuk menjelaskan ide-ide mereka
sebelum berikutnya mengambil panggung. Dipahami
sebagai tempat di mana desainer muda bisa bertemu, menunjukkan pekerjaan
mereka, bertukar pikiran, dan jaringan, format terus presentasi singkat dan
cepat.
7. Indonesia Berkebun
Indonesia
Berkebun adalah kegiatan menciptakan lahan hijau di tengah kota yang juga
memberikan manfaat bagi komunitas sekitar. Ridwan Kamil, pemrakarsa Indonesia
Berkebun, memaparkan, “Kami memulai gerakan berkebun ini melalui dunia maya.
Awalnya hanya karena saya tergerak untuk menciptakan lahan hijau yang lebih
banyak lagi di perkotaan. Ternyata hal ini mendapat sambutan positif dari
orang-orang sekitar saya.” World Urban Farming Network merupakan sebuah jaringan
yang terdiri dari 111 negara dari seluruh dunia. Jaringan ini memperkenalkan
dan menjadikan populer kegiatan berkebun di perkotaan, sehingga tercipta
lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.
Apa yang bisa kita lakukan
1. Identifikasi permasalahan yang ada di daerah
masing-masing
Setiap daerah dan wilayah memiliki permasalahan dengan
karakter permasalahan yang berbeda satu sama lain. Timbulnya perbedaan tersebut
disebabkan perbedaan kondisi geografis dan permasalahan sosial yang ada di
tengah-tengah masyarakat. Karenanya diperlukan pemecahan solusi yang
berbeda-beda pula.
Untuk menangani sebuah permasalahan yang ada,
diperlukan proses identifikasi yang mendalam tentang permasalahan yang timbul.
Yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah dengan mencari akar permasalahan,
jangan sampai menyembuhkan penyakit dengan obat yang salah.
Proses identifikasi masalah dapat dilakukan dengan
proses FGD (Focus Group Discussion)
dengan bersama-sama menggali dan mencari apa yang akar dan sumber masalah
sosial yang ada dan harus segera ditangani pada lingkungan tersebut.
2. Bentuk komunitas untuk mencari solusi menangani
permasalahan yang ada
Mengerjakan sebuah permasalahan akan jauh lebih mudah
jika berada dalam satu tim. Apa yang bisa kita lakukan adalah dengan mencari
teman yang memiliki visi dan passion yang sama. Berbekal identifikasi masalah
yang telah kita lakukan di awal, kita bisa dengan bersama-sama mencari
alternatif-alternatif solusi untuk menjawab permasalahan tersebut.
3. Bentuk program yang berkelanjutan
Solusi yang baik adalah solusi yang dapat memberi efek
jangka panjang, memberi manfaat bagi banyak orang dan dapat dijalankan oleh
siapa saja.
Satu contoh Wangsa Jelita, yang melihat adanya
permasalahan sosial di lingkungan masyarakatnya yang sehari-harinya menanam
bunga mawar, tetapi hasil yagn diperoleh kurang optimal. Melihat permasalahan
tersebut, anak-anak muda di Wangsa Jelita membeli bunga mawar dari masyarakat
yang tidak terpakai dan diolah menjadi sabun beraroma mawar, nilai jualnya
menjadi lebih besar, petani mendapatkan penghasilan yang lebih banyak,
lingkungan di daerah tersebut pun tetap terjaga dan lestari.
Ada banyak contoh lain yang dilakukan oleh anak-anak
muda, antara lain di Greeneration Indonesia, produk Cocomesh yang digagas oleh
Arif Nugroho di Bantul, komunitas Hong yang berupaya melestarikan permainan
tradisional, dan masih banyak lagi usaha lain yang dikembangkan oleh anak-anak
muda Indonesia yang peduli dengan lingkungannya.
4. Bangun jaringan dengan lembaga-lembaga lainnya
You are not alone...lagu yang dipopulerkan oleh Michael
Jackson ini mengingatkan bahwa kita tidak sendiri, ada banyak anak muda lainnya
yang ingin menjaga kelestarian dan keberlanjutan lingkungan. Dengan
berkolaborasi akan lebih melebarkan sayap kita. Tidak hanya di lingkup nasional
bahkan dapat berjejaring dengan dunia internasional. Keberadaan internet dan
social media saat ini sangat memudahkan untuk dapat mewujudkan hal tersebut.
Kuncinya adalah bagaimana kita memanfaatkan social media dengan bijaksana.
Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membangun bangsa dengan berkarya sesuai dengan passion kita masing-masing. Jangan pernah berhenti untuk berkarya dan bergerak :) Salam Pemuda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar